Kamis, 26 Februari 2009

Membangun Kepercayaan Diri Anak


Seorang anak yang memiliki kepercayaan diri akan mampu bersikap realistis, dan optimistik memandang segala tantangan dalam kehidupannya. Sebaliknya, anak yang tidak percaya dengan kemampuan dirinya cenderung sulit berpikir maju, karena selalu berpikir buruk.

Sebaiknya, Anda memulai membangun kepercayaan diri anak sedini mungkin.

1. Biarkan melakukan sendiri

Rasa percaya diri bisa dibangun lewat pola asuh. Saat memasuki usia balita, mulailah memberikan kebebasan pada si kecil untuk melakukan sesuatu sendiri. Sehingga ia pun secara tak langsung akan mulai menghargai diri sendiri berkat kemampuannya tersebut.
Saat jari-jarinya sudah bisa memegang sendok dengan benar, misalnya, biarkan dia mencoba makan tanpa disuapi. Pada awalnya mungkin berantakan, tapi lama kelamaan ia akan bisa belajar dan melakukannya dengan baik.

2. Bersosialisasi

Selain itu, biasakan si kecil berinteraksi dengan orang lain. Ajaklah anak Anda bergaul dengan tetangga atau kawan-kawan Anda. Semakin pandai ia membaur di suatu lingkungan, semakin tinggi rasa percaya dirinya.

3. Perhatikan ucapan Anda

Anak-anak sangat sensitif dengan ucapan orangtuanya, sehingga Anda harus berhati-hati. Jangan sampai ucapan Anda menjatuhkannya. Bila ia mengalami kegagalan, hiburlah dengan mengatakan "lain kali kalau kamu berusaha lebih keras lagi, pasti berhasil". Hiburlah ia dengan menghargai usahanya, tanpa memberi harapan yang terlalu jauh.

4. Jadilah panutan yang baik

Orangtua adalah cermin anak. Bila Anda bersikap pesimistis dan tidak yakin dengan kemampuan diri, maka si kecil pun akan melakukan hal yang sama. Karena itu tingkatkan terus percaya diri Anda, agar bisa menjadi contoh bagi si kecil.

5. Pahami mereka

Bantulah si kecil untuk membentuk rasa percaya diri yang lebih akurat dan realistis, sehingga ia memiliki konsep diri yang lebih sehat. Sebab bila dibiarkan, persepsi diri yang tak akurat akan membekas hingga ia beranjak dewasa.
Misalnya saat si kecil mendapatkan nilai jelek di pelajaran matematika dan mengatakan, "aku tidak bisa matematika, aku bodoh". Kegagalan itu, bila tidak segera diberi dukungan, akan mengikis kepercayaan dirinya.

6. Bersikaplah spontan dan mesra

Suntikkan rasa cinta pada si kecil sehingga ia mampu membangun citra dirinya secara positif, jangan ragu pula memberinya pelukan. Katakan bahwa Anda bangga dengan usaha yang ia lakukan, katakanlah dengan tulus karena ia tahu mana perkataan Anda yang jujur dan mana yang tidak.

7. Ciptakan lingkungan pengasuhan yang nyaman

Seorang anak yang merasa tidak aman atau mengalami kekerasan dalam rumah, akan menderita dan membuatnya tidak menghargai diri sendiri. Anak yang sering melihat orangtuanya bertengkar akan mengalami depresi dan menarik diri.

Tak hanya lingkungan rumah, Anda juga harus memastikan lingkungan pergaulannya di sekolah dan tempat bermainnya aman.

Perhatikanlah apakah ada tanda-tanda kekerasan yang dialami si kecil dari orang lain, atau masalah di sekolahnya. Apakah berkelahi dengan teman sebaya dan faktor potensial lain yang mengganggu rasa percaya dirinya. Anda harus sensitif dengan tanda-tanda seperti ini.

8. Berikan kegiatan yang membangun rasa percaya diri

Ikutsertakan si kecil ke berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan, jangan melulu kompetisi. Ini akan membantunya membangun rasa percaya diri dan menghargai dirinya. Ikut sertakan kegiatan di mana anak yang lebih besar membantu yang lebih kecil, misalnya membaca buku, menalikan sepatu, memasang kancing dan lain-lain.

Sumber : Suara Merdeka

Read more.....

Selasa, 24 Februari 2009

Tamadhar Ahda Sabila


Betapa bahagia bapak dan ibunya, melihat buah hati yang dinantikannya lahir. Walaupun harus melalui meja operasi, tetapi keselamatan keduanya adalah yang paling berharga. Lahir pada hari Kamis Legi, 12 Februari 2009, pukul 16.40 wib, dengan berat badan 2,950 kg berjenis kelamin perempuan. Bidadari keluarga ini semoga selalu diberikan cahaya hidup sebagai penerang dan menerangi segala sesuatu yang gelap sehingga terarah sesuai petunjuk dari Tuhannya (Allah SwT) Amiin.

Sicantik Rumaisha Qaulan Sadida adalah kakak yang perhatian dan penyayang terhadap adiknya yang imut dan jelita. Meski pernah tergolek lemas karena demam tinggi, bidadari pertama ini tetep perhatian ketika sang adik menangis dan berseru : " Ibu, adik nangis cepet kasih minum...!!!!" sambil merintih menahan sakitnya. Namun Alhamdulillah semua telah sehat dan baik-baik saja sehingga bidadariku yang berusia hampir 3 tahun ini terus menambah cintanya pada sang adik walau masih berharap dimanja oleh orangtuanya.

I Love You bidadari-bidadariku, ringankan beban bapak dan ibumu dengan menghamba pada Tuhanmu, tiada keberuntungan manusia hidup kecuali semua kebaikannya untuk Tuhannya (Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah Rabb Al-'Alamiin).
Read more.....

Amanat Buah Cinta


Alhamdulillahi Rabbil'alamiin. Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SwT atas segala limpahan karunia tiada terhingga kepada kami sekeluarga. Dengan kasih sayang yang tulus ihlas amanat buah cinta hadir ditengah-tengah kami. Dia bernama Tamadhar Ahda Sabila, Semoga Menjadi Insan Yang Shalehah, Berguna Bagi Islam Bangsa dan Negara serta Menjadi Rahmat Bagi Lingkungan, Amiin Yaa Rabbala'Alamiin.

Bagi saudaraku (om Tanul) tercinta yang nun jauh disana, rasa rindu kami selalu untukmu, dengan segala doa terbaik kami panjatkan untukmu, harap kebahagiaan kami semua menjadi kebahagiaan dirimu pula. Teruslah berjuang demi impian dan cita-cita mulia, semoga Allah SwT meridloi dan meng ijabah doa kita. Amiin.
Read more.....

Selasa, 04 November 2008

Video 02



Ini juga om Tanul yang bikin videonya masih amatir ama temen-temennya di Japan sana.
Read more.....

Video Om Tanul



Ini adalah video om tanul, maklumlah masih amatir he..he....
Read more.....

Ikan-ikan Aneh Pasca Tsunami



Ikan-ikan aneh ini ditemukan pasca tsunami akhir tahun 2004 di daratan Sumatera, Indonesia.
Read more.....

Udang "Jogging" Jadi Hit di Internet


Satu udang yang "super-bugar" jadi hit besar di Internet karena bisa lari di "treadmill". Udang itu jogging dalam satu percobaan ilmiah dan videonya ditampilkan di Internet serta mendapat sambutan luas.

Daily Mail melaporkan, para ilmuwan menempatkan udang itu dalam mesin lari di tempat yang khusus dibuat untuk percobaan tersebut. Mesin itu dibenamkan dalam akuarium lalu si udang dibuat berlari di atasnya untuk mengetahui berapa jarak yang bisa dia tempuh untuk mendapatkan makanan.

Para ilmuwan kagum atas hasilnya. Binatang crustacean (berkulit keras) itu bisa menempuh 66 kaki/menit dan dapat bergerak selama tiga jam sebelum istirahat.

Video percobaan itu ditayangkan di Internet dan mendapat sambutan luas dari seluruh dunia, terbukti sudah satu juta penonton yang menggunakan YouTube untuk menyaksikan percobaan tersebut.

Beberapa orang malah menambah musik latar , misalnya "Benny Hill" dan "Chariots of Fire".

Seorang yang terlibat dalam percobaan itu, professor David Scholnick dari Pacific University di Oregon, AS, mengatakan eksperimen itu dilakukan dengan meletakkan satu udang yang sedang sakit di treadmill. Para ilmuwan pertama-tama ingin tahu seberapa jauh penyakit si udang akan mempengaruhi kemampuannya.

"Kami memvideokannya supaya bisa membuat perbandingan dengan udang sehat. Udang sehat lari dan berenang di treatmill dengan kecepatan maksimal 20 meter per menit dan mampu melakukannya berjam-jam tanpa banyak menunjukkan tanda-tanda kelelahan."

"Udang yang terinfeksi ternyata kurang aktif dan berkurang kemampuannya untuk pindah, mencari makanan, dan menghindar jadi santapan. Sejauh yang saya ketahui, ini adalah pertamakalinya udang menggunakan treadmill dan ternyata kemampuan mereka mengagumkan."

Prof Scholnick juga mengatakan kaget bahwa video udang empat inci itu jadi laris di Internet."Tidak lama setelah penelitian itu, seseorang membocorkan videonya ke Internet lalu seketika itu juga videonya melesat. Banyak sekali orang yang "logging". Ku kira banyak orang mengira tontonan tentang udang berolah raga sebagai sesuatu yang menakjubkan."

Sumber : Antara
Read more.....